RSS
 

Archive for the ‘Sumber Daya Manusia’ Category

Desain Jabatan

02 Mar

Simamora (2004:116) mengatakan desain pekerjaan adalah proses penentuan tugas-tugas yang akan dilaksanakan, metode-metode yang digunakan untuk melaksanakan tugas-tugas ini, dan bagaimana pekerjaan tersebut berkaitan dengan pekerjaan lainnya di dalam organisasi. Desain pekerjaan memadukan isi pekerjaan (tugas, wewenang dan hubungan) balas jasa dan kualifikasi yang dipersyaratkan (keahlian, pengetahuan dan kemampuan) untuk setiap pekerjaan dengan cara memenuhi kebutuhan pegawai maupun perusahaan. Pekerjaan yang tidak sesuai dengan keahlian akan sangat sulit untuk dilaksanakan oleh pegawai. Desain perkerjaan haruslah dirancang dengan sebaik mungkin dengan mempertimbangkan elemen-elemen yang mempengaruhi desain pekerjaan.

Makalah selengkapnya bisa dilihat di sini: Mendesain Jabatan Kel 1 FIX

 

Take Home Exam UAS ” Seminar Manajemen SDM Internasional” ’14

23 Jun

Petunjuk Mengerjakan Soal:

Peserta Ujian dipersilakah menyelesaikan soal, dengan 2 (dua) bentuk jawaban. Jawaban pertama di posting di blog dengan menggunakan “comments” dan kedua,  berupa hard copy dikumpulkan di bag. Akademik, dikumpulkan paling lambat Kamis tanggal 26 Juni 2014 jam 15.00. wib dengan menandatangani presensi kehadirian yang telah disediakan.

Soal:

Perusahaan Saga Administrasi Corporation didirikan pada tahun 1940-an untuk memberikan pelayanan makanan  pada universitas dan lembaga lain. Oragnisasi dari perusahaan itu berdasarkan lini teritorial; para manajer pelayanan makan pada lembaga melapor kepada majer distrik yang sterusnya melapor kepada manjr regional. Wakil Presiden dari pelayanan makan, yang terletak di Menlo Park, California, bertanggung jawab bagi opersi pelayanan makanan dan mempunyai wewenag tertinggi untuk mengambil keputusan mengenai pelayanan makanan.

Perluasan yang cepat dari perusahaan itu menyebabkan kehebohan dalam cara kerja Saga. Filsafat dari ketua dewan pengurus mencerminkan filsafsat dari pendiri perusahaan; pada dasarnya filsafat itu menyatakan bahwa “Cara Saga” adalah untuk memakmurkan dengan memajukan dalam perusahaan rasa hormat bagi martabat tiap-tiap karyawan dan dengan merangsang jiwa wiraswasta. Para karyawan di seluruh organisasi harus diusahakan supaya mereka merasa mempunyai sumbangan kerja dan mereka harus mempunyai banyak inisiatif dan melakukan tindakan yang bebas. Manajemen puncak dari perusahaan mengetahui dari pengalaman bahwa manajer pelayanan makanan pada lembaga tertentu menghadapi persoalan khusus dan harus bersedia dan mampu mangambil keputusan. Tetapi kelihatannya filsafat ini telah hilang sejak periode perluasan. Semakin lama semakin nampak bagi manajemen puncak, bahwa para manjer di semua lini bawahan minta keputusan dari kantor pusat. Dilaksanakalah penelitian sikap dan penelitian itu menunjukkan bahwa para manajer memandang kantor pusat sebagai “Tuan Besar” yang selalu paling mengetahui segala-galanya.

Sebagai tanggapan atas pandangan mereka sendiri mengenai situasi dan hasil dari penelitian sikap, para eksekutif Saga bertemu dengan dua orang ahli Pengembangan Organisasi dari falkutas UCLA. Pertemuan itu merupakan langkah permulaan dalam penyusunan program Pengembangan Organisasi di Saga. Tetapi pada waktu itu belum ada pendapat yang sama menganai masalah apakah sebenarnya yang kurang beres dan apakah yang diperlukan untuk mengoreksinya. Para eksekutif hanya merasa bahwa diperlukan organisasi yang lebih efektif dan mereka ingin mengerjakan apa saja yang perlu untuk mengembangkannya.

Sebagai langkah pertama kelompok eksekutif menunjuk salah seorang dari anggota mereka sendiri untuk mengatur program itu. Tugasnya yang pertama adalah mendiagnosa persoalan dan kemudian memilih satu metode atau serangkaian metode yang cocok bagi Saga. Ia mengadakan pertemuan di seluruh negeri dengan para manajer dari semua jenjang hirarki. Fokus pertemuan itu adalah data dari penelitian sikap. Para pemimpin dirangsang untuk menyatakan tafsiran mereka mengenai arti dari sikap yang tercemin dalam data tersebut. Masalah-masalah tersebut. Masalah-masalah yang terus-menerus muncul dari pertemuan ini memusatkan perhatian pada perasaan terisolasi dan kespian. Para manajer pelayanan makanan pada lembaga –lembaga itu merasa bahwa mereka tidak lagi merupakan bagian dari organisasi. Kemarahan dan frustasi merupakan emosi yang menonjol. Para manajer pelayanan makanan di lembaga yang banyak bersuara menyatakan bahwa jika mereka itu melmapr keputusan ke atas, maka hal itu disebabkan karena kantor pusat menginginkan carai itu.

Direktur dari usaha Pengembangan Organisasi mendengarkan dengan saksama pembahasan-pembahasan pada pertemuan ini. Kelihatannya metode Pengembangan Organisasi harus memusatkan perhatian pada pembentukan mekanisme yang akan mengembalikan filsafat Saga dan membuat filsafat itu menjadi kenyataan di pekerjaan perusahaan. Diperlukan sebuah konsep, dan kelihatannya gagasan Likert mengenai pertautan team-team kerja yang satu dengan yang lain cocok bagi situasi Saga. Penyebaran geografis dari perusahaan itu memungkinkan pemikiran tentang tema dari para manajer pelayanan makanan dan manajer distrik mereka yang akan berfungsi sebagai kelompok pengambil keputusan. Tetapi pembentukan team ini memerlukan lebih dari hanya menyatakan bahwa team itu ada dan menentukan wewenang mereka. Diperlukan untuk mengembalikan kepercayaan dari para manajer dan kepercayaan dalam maksud baik dari manajemen puncak.

Program pembentukan team (team-buliding) jadi didefinisikan suatu metode untuk mengembangkan perilaku individu, kelompok, dan perilaku kelompok individual. Mekanisme dari program itu adalah sebagai berikut:

  1. Wakil Presiden dari pelayanan makan dan empat orang manjer daerah mula-mula bertemu dan mengahdapi masalah dan persoalan yang menyebabkan mereka tidak berfungsi secara efektif.
  2. Para manajer dareah bertemu denga manajer distrik mereka. Seperti pertemuan yang permulaan yang diadakan dengan wakil presiden, maka pertemuan ini menciptakaan suasana yang diperbaharui dengan penuh kepercayaan dan keyakinan. Kelompok mengahdapi persoalannya, komunikasi berjalan lebih jujur dan lebih terbuka daripada pertemuan-pertemuan sebelumnya.
  3. Akhirnya, para manajer distrik dan manajerpelayanan makan di lembaga saling bertemu. Pertemuan ini berdaarkan pada bahan dan pengalaman yang diperoleh dari sesi sebelumnya di antara manajemen tingkat atas.

 

Proses pembentukan team (team-buliding) mulai pada tingkat puncak dan bergerak terus-menerus ke bawah di dalam organisasi. Informasi dibagi-bagi pada setiap tingkat; harapan, sikap, dan perasaan dikonfrontasikan dan dibahas. Asumi yang mendasarinya adalah bahwa team-team ini hanya dapat berfungsi secara efektif, jika mereka mampu berkomunikasi secara autentik. Seperti yang diamati oleh seorang manajer “ Apa yang berubah bukanlah bahwa persoalan itu hilang, tetapi bahwa kami sekarang dapat menemukan persoalan itu untuk kami sendiri, kami dapat membahasnya secara terbuka, dan kami tidak perlu melakukan penelitian sikap untuk mengetahui perasaan kami”

Pertanyaan untuk dipertimbangkan

  1. Persoalan persoalan fundamental apakah yang ingin dipecahkan oleh program  Pengembangan Organisasi Saga?
  2. Apakah setiap perusahaan yang berkembang cepat harus mengalami persoalan yang mirip persoalan Saga?
  3. Orientasi nilai apakah yang mendasari filsafat “ Cara Saga”?

Selamat Mengerjakan

 

Kisi- Kisi UAS MSDM 2014

20 Jun

1. Menjelaskan dua variabel penting yang mempengaruhi kinerja/prestasi kerja individu dalam organisasi. yang harus dilakukan oleh manajemen untuk meningkatkan kinerja.

2. Menjelaskan konsep  Hubungan Industrial.

3. Menjelaskan hubungan industrial pancasila.

4. Menjelaskan fungsi SPSI berkaitan dengan Hubungan Industrial Pancasila.

5. Menjelaskan kompensasi yang adil yang dapat mendorong motivasi kerja.

6. Menjelaskan kompensasi yang layak bagi pekerja.

7. Menjelaskan cara meningkatkan kemampuan kerja dan motivasi kerja karyawan.

8. Perbedaan antara  pendidikan dan latihan.

 

Kisi-Kisi UTS `14 MSDM Strategik

09 Apr
  1. Menjelasan ringkas tentang Manajemen Sumberdaya Manusia Stratejik dan berikan penjelasan pula keterkaitannya dengan  manajemen.
  2. MSDM stratejik harus menyajikan suatu kerangka yang mempersatukan hal yang luas sekali, berdasarkan pada kemungkinan dan bersifat integratif antara MSDM Stratejik dan bisnis Stratejik  “(Dyer dan Holder, 1988). Silakan saudara untuk menjelaskan pernyataan tersebut.
  3. Menjelasan ringkas, keterkaitan antara MSDM stratejik dengan performance organisasi, commitment, dan karakteristik organisasi.
  4. Apa sebenarnya fungsi dan peran MSDM Strategi bagi perkembangan organisasi?
  5. Memberikan komentar dari empat peran SDM sebagai rekanan bisnis seperti didefinisikan olel Morton (1999)berikut ini:

(1). Rekanan stratejik, mengelola sumber daya manusia stratejik, menggabungkan strategi SDM dan bisnis. (2). Agen perubahan, mengelola transformasi dan perubahan, menciptakan organisasi yang diperbaruhi. (3) Ahli adminitratif, mengelola infrastruktur perusahaan, rekayasa proses organisasi. (4) Pejuang karyawan, mengelola kontribusi karyawan, meningkatkan komitmen dan kapabilitas karyawan.

6. Memberikan pokok-pokok pikiran tugas kelompok

 

Kisi-Kisi UTS `14 Manajemen Sumberdaya Manusia

09 Apr

  1. Menjelaskan konsep MSDM dan apa keterkaitannya dengan manajemen.   
  2. Menjelaskan secara ringkas keterkaitan dan fungsi, rekruitmen, seleksi, dan penempatan kerja!                                                                             
  3. Diskriminasi dalam penerimaan karyawan bisa saja terjadi pada saat manajemen melakukan rekruitmen, bisakah  memberikan rekomendasi agar diskriminasi dapat di minimalisir? 
  4. Menjelaskan  tentang perencanaan sumberdaya manusia, Faktor-faktor yang mempengaruhi perencanaan Sumberdaya manusia                           
  5. Menjelaskan keterkaitan antara lingkungan eksternal (budaya dst) lingkungan internal organisasi, dan fungsi-fungsi sumberdaya manusia serta ouputnya.                                                                                                                                                                                                                                                
  6. Pengertian tentang:       

             Recruitment

·                           Selection

·                           Placement

·                           Job description

·                          Job Evaluation

·                            Job Specification

·                            Job Analysis

·                             Job Performance

·                            Work force Analysis

7.              7. Pokok-pokok pikiran tugas kelompok

 

                                                                              

3.      

4.       

5.      


6

·      

 

GBPP Seminar Manajemen Sumber Daya Manusia

23 Feb

Berikut Garis-Garis Besar Program Pengajaran Mata Kuliah Seminar Manajemen Sumber Daya Manusia

GBPPSEMINAR

 

Soal UAS Seminar Manajemen Sumberdaya Manusia

16 Jan

Pilih salah satu soal studi kasus berikut. Silakan dikerjakan dengan ketentuan, jawaban soft copy diposting di blog ini lewat comment dan hard copy dikumpulkan di Bag Akademik gedung A lantai 1,  Sabtu tanggal 18 Januari 2014 jam 9.00. wib. tepat dengan menanda tangani presensi daftar hadir yang disediakan oleh petugas.

soal uas seminar msdm

soal uas seminar msdm 2

 

Kisi-kisi UTS MSDM Internasional

06 Nov
  • Pengaruh budaya negara yang bersangkutan dan juga sistem ekonomi yang dianutnya serta ketersediaan potensi SDM dari negara itu sendiri terhadap pengelolaan SDM di sebuah negara.
  • Pokok-pokok pikiran tugas kelompok.
  • Sebut dan jelaskan secara ringkas dasar-dasar dimensi budaya dalam kaitannya dengan Manajemen Sumber Daya Manusia Internasional
  • Penataan MSDM domestik dan penataan MSDM Internasional, dan apa pula faktor-faktor yang mempengaruhinya.
  • Istilah yang harus diketahui dalam pokok bahasan MSDM Internasional seperti,
  1. Local Nasional
  2. Ekspatriat
  3. Third Country
  4. Host Country
  5. Home Country
  6. Other Country
  7. Multi National Corporation
 

Seminar Manajemen Sumberdaya Manusia, UAS,

09 Jun

UAS seminar msdm

 

 

Ujian Akhir Semester MSDM Internasional

01 Jan

 

Dipersilakan saudara membuat resume praktek MSDM Internasional dengan tema dapat memilih salah satu dari tema; perencanaan SDM, recruitment, placement, training, compensation, work performance, performance appraisal, commitment, motivation, work satisfaction, leadership, sparation, workforce analysis, job analysis, dan lainnya sesuai dengan MSDM Internasional. Sumber artikel, atau kasus dipersilakan   dapat mengambil dari jurnal, hasil penelitian, studi kasus, dan lainnya. Dalam meresume harap diperhaikan kaidah-kaidah penulisan ilmiah, seperti sumber kutipan dan tata cara mengutip. Dalam mengerjakan ujian ini harap memperhatikan hal-hal sebagai berikut:

1. Tema diperkenankan sama diantara mahasiswa

2. Kasus atau artikel tidak diperkenankan sama di antara mahasiswa

3. Sebutkan hal-hal yang mendukung atau hal-hal yang menghambat jika praktek SDM tersebut di implementasikan di Indonesia!

4. Dikumpulkan baik soft dan hard copynya paling lambat tanggal 10 Januari 2013 di ruang PD3 lantai 2 gedung B jam 13.00 wib, dengan menandatangani daftar hadir.

Selamat Mengerjakan , semoga sukses.