RSS
 

GAYA KEPEMIMPINAN DAN TINGKAT KEMATANGAN BAWAHAN

26 May

1.1. Latar Belakang

Indonesia merupakan negara berkembang yang mempunyai banyak pulau dan kaya akan sumber daya alam. Negara ini juga mempunyai beragam suku, budaya dan agama, bahkan penduduk yang padat. Seharusnya kekayaan akan sumber daya alam dan sumber daya manusia dapat membuat negara ini menjadi terdepan atau dapat digolongkan negara maju.

            Modern ini, Indonesia bukan lagi negara yang kaya akan sumber daya alam tetapi kebalikannya Indonesia menjadi ketergantungan dengan negara lain dalam hal mengeksplor sumber daya alam. Negara ini menyadari sumber daya manusia yang kurang memadai pendidikannya menjadi salah satu faktor penyebab kehilangannya sumber daya alam negara yang berkelimpahan. Tidak hanya itu, sumber daya manusia yang berpendidikan tidak semua membantu mempertahankan kemakmuran negara ini, kebanyakan lebih mementingkan keegoannya sendiri dengan mengeksplorasi alam ini. Untuk itu, negara ini sangat memerlukan pemimpin yang bertanggungjawab untuk mengubah negara ini.

selengkapnya: GAYA KEPEMIMPINAN DAN TINGKAT KEMATANGAN BAWAHAN

 

Leave a Reply

 
CAPTCHA Image
*

 
  1. Rafida+Zata+Yumni+Lasindrang

    October 20, 2015 at 9:43 am

    Nama: Rafida Zata yumni L
    NIM: 135030200111015
    KEPEMIMPINAN KELAS E

    Saya sangat setuju dengan pendapat bahwa gaya kepemimpinan itu sifatnya sangat situasional karena pada hakikatnya pemimpin yang baik adalah pemimipin yang dapat memaksimalkan seluruh potensi yang dimiliki oleh bawahannya.

    Bawahan, kondisi organisasi, dan lingkungan luar adalah hal yang sangat mempengaruhi gaya kepemimpinan yang mana yang baik untuk diterapkan.
    terdapat tiga gaya kepemimpinan yaitu otoriter, demokratis, dan bebas. menurut saya tidak ada yang salah dari ketiga gaya kepemimpinan tersebut semua tergantung kondisi.

    misalnya untuk gaya otoriter yang apkan jika tidak menjadi favorit, gaya ini tetap penting diterapkan jika bawahan yang dipimpin memang memiliki kapabilitas yang rendah sehingga butuh banyak arahan dan perintah.

    sedangkan gaya demokratis dapat diterapkan jika bawahan sudah memiliki kapabilitas yang cukup namun perlu diarahakan untuk tetap fokus kesatu tujuan yang sama.

    Gaya yang terakhir adalah kepemimpinan gaya bebas ini dapat diterapakan jika bawahan dan pemimpin memang memiliki kapabilitas ke ilmuan yang sama. contoh team riset yang dipimpin oleh seorang professor namun anggotanya juga para professor dari berbagai bidang yang saling melengkapi. Kepemimpinsn gaya bebas adalah gaya yang [paling cocok untuk kondisi tersebut.