RSS
 

Manajemen Penilaian dan Memaksimalkan Kinerja

26 Mar

Kinerja merupakan suatu fungsi dari motivasi dan kemampuan. Untuk menyelesaikan tugas atau pekerjaan, seseorang harus memiliki derajat kesediaan dan tingkat kemampuan tertentu. Kesediaan dan keterampilan seseorang tidaklah cukup efektif untuk mengerjakan sesuatu tanpa pemahaman yang jelas tentang apa yang akan dikerjakan dan bagaimana mengerjakannya (Hersey and Blanchard: 1993).

Menurut Mondy & Noe (2005) penilaian kinerja adalah tinjauan formal dan evaluasi kinerja individu atau tugas tim. Penilaian kinerja adalah mengevaluasi kinerja relatif karyawan saat ini dan/atau di masa lalu terhadap standar prestasinya

Makalah selengkapnya bisa dilihat di sini : Manajemen Penilaian dan Memaksimalkan Kinerja

 

Leave a Reply

 
CAPTCHA Image
*

 
  1. NUR+SEPTI+AQMARINA+125030207111097

    March 29, 2015 at 7:32 pm

    Adakah Standar – standar khusus penilaian untuk memaksimalkan kinerja karyawan? kan ada ya karyawan yang sudah mengikuti training, awalnya termotivasi tapi lama kelamaan kinerja karyawan malah menurun, menurut kelompok kalian apa sih penyebab terjadi penurunan kualitas kinerja karyawan? terus apakah karyawan yang kualitasnya menurun harus mengikuti training lagi?

     
    • Citra Dwi J

      April 14, 2015 at 11:00 am

      Jawaban dari pertanyaan Nur Septi Aqmarina:
      Mengenai standar khusus untuk menilai karyawan haruslah sesuai dengan standar kinerja. nah standar kinerja ini agar lebih efektif, standar tersebut harus terkait dengan suatu jabatan yang bisa diperoleh melalui proses anlisis jabatan. dalam standar tersebut, haruslah terdapat prinsip SMART, yakni Specific (jelas dan rinci), Measurable (dapat diukur), Achievable (dapat dicapai), Result oriented (berorientasi pada hasil), Time framed (jelas jangka waktu pencapaiannya.)

      penurunan kulaitas kinerja karyawan dapat disebabkan oleh beban kerja yang berlebihan, kurangnya wewenang, imbalan yang kurang memadai, perlakuan yang tidak adil atau bisa juga terjadi konflik antara si karyawan dengan orang lain di perusahaan.

      manajer perusahaan harus bisa “membaca” mengapa kualitas karyawan tersebut menurun, sehingga mampu menentukan langkah apa yang sebaiknya di ambil. alam hal ini, jika memang karyawan memungkinkan untuk diberikan pelatihan lagi ya tidak mengapa, atau sah-sah saja.