RSS
 

Perjanjian Kerja

21 Nov

Dewasa ini Hubungan kerja merupakan suatu fenomena yang banyak menyita perhatian berbagai pihak di negri atau dunia ini. Sering kita dengar tentang masalah dunia ketanaga kerjaan di lingkungan kita ini. Dimana hal ini sangatlah dipengaruhi pula oleh perjanjian kerja. Perjanjian kerja menurut UU No 13 Tahun 2003 adalah perjanjian antara pekerja atau buruh dengan perusahaan atau pemberi kerja yang termuat syarat-syarat hak dan kewajiban para pihak. Perjanjian kerja pada dasarnya dibuat untuk mencegah terjadinya perselisihan atau sengketa yang dapat terjadi antara para pihak yang terlibat dalam suatu hubungan kerja yakni pihak pertama (perusahaan) dan pihak kedua (karyawan).

Makalah selengkapnya bisa dibaca di sini : makalah HI

 

Leave a Reply

 
CAPTCHA Image
*

 
  1. Ariesta Carmelita

    November 30, 2014 at 11:17 pm

    NAMA: Ariesta Carmelita
    NIM: 12530200111004
    MATA KULIAH: Hubungan Industrial A

    RESUME: PERUNDINGAN KOLEKTIF
    Perundingan kolektif adalah suatu proses di mana para wakil dua kelompok bertemu dan bermaksud untuk merundingkan suatu perjanjian yang mengatur hubungan kedua pihak diwaktu akan datang. MemutuskanHubungan serikat pekerja dengan menejemen terdiri dari dua bagian, pertama hubungan yang berseberangan (adversarial relationship), kedua hubungan kooperatif (cooperative relationship). Dikarenakan hubungan fungsional antara serikat pekerja dengan menejemen seringkali etrjadi kerenggangan maka hal yang harus dilakukan yaitu dengan melakukan perundingan. Lima jenis yang perundingan yang dilaksanakan dalam negosiasi yaitu: perundingan distributive, perundingan integrative, perundingan konsesioner, perundingan berkesinambungan dan perundingan intraorganisasional.
    Persiapan perundingan
    Strategi menejemen;

    suatu masalah yang ada tergantung pada hal-hal berikut:
    1. Kualitas hubungan serikat dengan menejemen
    2. Proses yang dilakukan oleh buruh dan menejemen
    3. Strategi perundingan menejemen dalam perundingan kolektif
    4. Strategi serikat pekerja dalam perundingan kolektif.
    Hubungan serikat pekerja dengan menejemen terdiri dari dua bagian, pertama hubungan yang berseberangan (adversarial relationship), kedua hubungan kooperatif (cooperative relationship). Dikarenakan hubungan fungsional antara serikat pekerja dengan menejemen seringkali etrjadi kerenggangan maka hal yang harus dilakukan yaitu dengan melakukan perundingan. Lima jenis yang perundingan yang dilaksanakan dalam negosiasi yaitu: perundingan distributive, , perundingan konsesioner, perundingan berkesinambungan dan perundingan intraorganisasi.
    Persiapan perundingan
    Strategi menejemen;
    1. Mempersiapkan usulan perubahan dalam bahasa kontrak
    2. Menetapkan standar umum paket ekonomi yang diantisipasi perusahaan untuk ditawarkan selama perundingan.
    3. Mempersiapkan data statistic dan data pendukung yang akan digunakan perusahaan selama proses negosiasi
    4. Mempersiapkan buku yang akan dipakai oleh para negosiator perusahaan.
    Strategi serikat pekerja:
    1. Kondisi keuangan perusahaan dan kemampuan perusahaan untuk membayar
    2. Sikap menejemen terhadad berbagai hal, seperti tercermin dalam negosiasi yang telah llewat dan tampak dari negosiasi-negosiasi dalam perusahaan-perusahaan serupa.
    3. Sikap dan keinginan para pekerja.

    Penyelesaian konflik
    Berikut ini ada beberapa hal yang akan dilakukan oleh serikat pekerja untuk menanggapi ketidaksepakatan menejemen dalam perundingan kolektif:
    1. Pemogokan (strikes)
    2. Pelambatan pekerjaan (slowdown)
    3. Boikot
    4. Picketing
    5. Kampanye perusahaan
    Hubungan serikat pekerja dengan menejemen terdiri dari dua bagian, pertama hubungan yang berseberangan (adversarial relationship), kedua hubungan kooperatif (cooperative relationship). Dikarenakan hubungan fungsional antara serikat pekerja dengan menejemen seringkali etrjadi kerenggangan maka hal yang harus dilakukan yaitu dengan melakukan perundingan. Lima jenis yang perundingan yang dilaksanakan dalam negosiasi yaitu: perundingan distributive, perundingan integrative, perundingan konsesioner, perundingan berkesinambungan dan perundingan intraorganisasional.
    Persiapan perundingan
    Strategi menejemen;
    1. Mempersiapkan usulan perubahan dalam bahasa kontrak
    2. Menetapkan standar umum paket ekonomi yang diantisipasi perusahaan

     
  2. Mochammad Juhairi

    November 30, 2014 at 11:29 pm

    Nama: Mochammad Juhairi
    NIM: 125030207111069
    Mata Kuliah: Hubungan Industrial / A

    Resume
    Perjanjian Kerja, Peraturan Perusahaan, dan Perjanjian Kerja Sama

    1. Definisi Perjanjian Kerja
    Pengertian pertama disebutkan dalam ketentuan pasal 1601 a KUHPerdata, mengenai perjanjian kerja disebutkan bahwa : “ Perjanjian kerja adalah suatu perjanjian dimana pihak yang satu si buruh, mengikatkan dirinya untuk dibawah perintahnya pihak yang lain, si majikan untuk suatu waktu tertentu, melakukan pekerjaan dengan menerima upah ”.
    2. Unsur-unsur Dalam Perjanjian Kerja

    a. Adanya Unsur Work atau Pekerjaan
    Di dalam perjanjian tersebut adanya pekerja itu sendiri dan di kerjakan oleh pekerja itu sendiri yang berpedoman pada perjanjian kerja. Adapun bunyi pasal 1603a KUHPerdata adalah :
    “Buruh wajib melakukan sendiri pekerjaannya; hanyalah dengan izin majikan ia dapat menyuruh seseorang ketiga menggantikannya” (pasal 1383 KUHPerdata).
    b. Adanya Unsur Servis atau Pelayanan
    Dalam melakukan pekerjaan yang dilakukan sebagai manifestasi adanya perjanjian kerja tersebut, pekerja haruslah tunduk pada perintah orang lain, yaitu pihak pemberi kerja dan harus tunduk dan dibawah perintah orang lain, si majikan. Dengan adanya ketentuan tersebut , menunjukan bahwa si pekerja dalam melaksanakan pekerjaannya berada dibawah wibawa orang lain, yaitu si majikan.
    c. Adanya Unsur Time atau Unsur Tertentu
    Dalam melakukan hubungan kerja haruslah sesuai dengan waktu yang telah di tentukan oleh perundang-undangan atau peraturan oleh pihak perusahaan. Oleh karna itu dalam melakukan pekerjaannya, pekerja tidak boleh melakukan sekehendak dari si majkan dan juga boleh dilakukan dalam kurun waktu seumur hidup, sebab jika terjadi demikian pribadi mansuia akan hilang, sehingga timbullah apa yang di namakan perbudakan dan bukan perjanjian kerja.
    d. Adanya Unsur Upah atau Pay
    Upah adalah imbalan prestasi yang wajib dibayar oleh majikan untuk pekerjaan itu.

    3. Definisi Peraturan Perusahaan
    Peraturan perusahaan adalah peraturan yang dibuat secara tertulis oleh pengusaha yang memuat syarat-syarat kerja dan tata tertib perusahaan. Syarat kerja adalah hak dan kewajiban antara pekerja dan pengusaha yang belum diatur didalam peraturan perundang-undangan. Sementara, tata tertib perusahaan adalah aturan yang harus ditaati atau dilaksanakan pekerja dalam melaksanakan pekerjaannya disuatu perusahaan.

    4. Definisi Perjanjian Kerja Bersama
    Perjanjian kerja bersama ialah perjanjian yang merupakan hasil perundingan antara serikat buruh atau beberapa serikat buruh yang tercatat pada instansi yang bertaggung jawab di bidang ketenagakerjaan dengan pengusaha dan atau beberapa pengusaha yang memuat syarat-syarat kerja, hak dan kewajiban kedua belah pihak ( pasal 1 UU no.13 tahun 2003).