RSS
 

Kisi-kisi UTS Pengantar Administrasi Bisnis Pariwisata

09 Apr

  1. Menjelaskan tentang konsep  administrasi , bisnis,  administrasi bisnis, dan manajemen beserta keterkaitannya.
  2. Menjelaskan kaitan antara etika bisnis dan tanggungjawab sosial perusahaan.
  3. Menjelaskan tentang elemen bsnis, dan  contoh perusahaan berserta elemen bisnis yang mempengaruhinya!
  4. Berbagai hal  tentang Badan Usaha Milik Negara, Badan Usaha Milik Swasta, dan Badab Usaha Koperasi
  5. contoh-contoh  produk dari suatu usaha yang memiliki etika sekaligus legal, tidak etik tetapi legal, tidak etik dan tidak legal, etik tetapi tidak legal.
  6. Pokok-pokok pikiran tugas kelompok

 

 

Leave a Reply

 
CAPTCHA Image
*

 
  1. Ida bagus Kade Wanda

    May 20, 2014 at 1:12 pm

    Kelompok 3
    Nama :
    1. Ida Bagus Kade Wanda (135030800111009)
    2. Saefu Alloh wahyunanto
    3. Rizky Ariwibowo (135030801111019)
    4. E. Oliver Carolan (135030800111008)
    Kelas : Pengantar Ilmu Administrasi Bisnis Pariwisata, Kelas B
    materi : Pengembangan dan Pemasaran Produk

    a. Definisi

    Boone & Kurtz (2.2002:7)
    pemasaran (marketing) adalah proses menemukan keinginan dan kebutuhan pelanggan dan kemudian menyediakan barang dan jasa yang memenuhi atau melebihi harapan pelanggan tersebut
    Jatmiko (2006:90)
    pemasaran sebagai aktivitas bisnis yang dirancang untuk merencanakan, menetapkan harga, mempromosikan dan mendistribusikan barang dan jasa untuk kepentingan pasar, baik pasar konsumen rumah tangga ataupun pasar industri.

    b. Perkembangan Pengetahuan Pemasaran

    Pada zaman dahulu keadaan ekonomi masih langka, dapat dikatakan pengetahuan marketing belum diperlukan, karena semua barang dan jasa yang diproduksi habis dikonsumsi oleh kelompok sendiri. Akan tetapi hakekat pemasaran sendiri sudah ada sejak zaman dahulu. Bahkan pada kehidupan flora dan fauna sudah ada pemasaran. Misalnya, setangkai bunga mengeluarkan bau harum yang mengundang kumbang datang menghisap sari madunya, kemudian menyebar luaskan bibit-bibit bunga ke daerah lain. Demikian pula binatang yang memakan buah-buahan akan menyebarkan biji buah ke daerah lain, sehingga bibit buah tersebut hidup di daerah lain, jauh dari pohon induk semula.

    Akhirnya seiring dengan majunya perekonomian dari economics of scarity (ekonomi masih langka) berubah ke economics of relative plenty (ekonomi relatif banyak, barang membanjiri pasar), maka para produsen membutuhkan pengetahuan pemasaran yang makin lama makin canggih pula taktik dan strateginya.

    Dengan berkembangnya pemasaran, maka berkembang pulalah jenis barang dan jasa yang dihasilkan. Demikian pula makin banyak barang dan jasa yang dikonsumsi masyarakat. Jika zaman dahulu orang belum mengenal televisi, komputer, fastfood dan lain sebagainya, maka sekarang orang mencari dan membutuh kan barang tersebut. Oleh sebab itu, pemasaran memberi sumbangan besar terhadap meningkatnya barang dan jasa yang diperlukan sehingga meningkat kan kemakmuran masyarakat.

    c. Pentingnya Pemasaran
    Dikatakan bahwa nothing happens until a sale is made, artinya tak terjadi sampai ada penjualan, ini mengandung kebenaran. Dunia industri atau dunia bisnis dapat menginvestasi uang dalam produksi, tetapi jika tidak menyediakan produk yang sesuai buat pasar, pada waktu, tempat dan harga yang tepat, maka semua usaha bisnisnya akan sia-sia. Kesuksesan suatu bisnis ditentukan oleh perjuangan di pasar,
    Para pengusaha baik yang memproduksi barang atau jasa, merasakan pentingnya aktivitas marketing saat ini. Kepentingan ini sangat terasa karena adanya ancaman globalisasi, persaingan internasional yang eksplosif disamping persaingan internal dalam negara itu sendiri.
    Adalah suatu keinginan bagi pengusaha besar agar mampu menerobos pasar dunia, dan tidak sampai kalah bersaing dari produk luar di pasar dalam negri sendiri. Inilah tantangan terhadap kegiatan marketing. Dewasa ini pasar berubah dengan cepat, selera konsumen mudah berubah, mereka selalu ingin mencoba produk baru, loyalitas konsumen sangat labil. Strategi pemasaran harus menjawab tantangan ini dengan berbagai taktik.

    d. Riset Pemasaran

    Riset pemasaran adalah proses mengumpulkan dan mengevaluasi informasi untuk membantu pemasar dalam membuat keputusan yang efektif
    Tujuan riset pemasaran :

    1. Mengidentifikasi masalah pemasaran dan peluang yang ada
    2. Menganalisis strategi pesaing
    3. Mengevaluasi dan meramalkan perilaku konsumen
    4. Mengukur kinerja produk yang ada dan rancangan kemasan, serta memperkirakan produk baru yang potensial.
    5. Mengembangkan rencana harga, promosi, dan distribusi

    e. Pemasaran dan Utilitas

    Utilitas adalah kemampuan barang atau jasa untuk memuaskan keinginan dan kebutuhan pelanggan
    • Pemasaran menciptakan utilitas waktu, tempat dan kepemilikan.
    • Utilitas waktu diciptakan dengan membuat barang atau jasa tersedia saat konsumen ingin membeli
    • Utilitas tempat diciptakan dengan membuat produk tersedia di lokasi yang mudah dijangkau oleh konsumen
    • Utilitas kepemilikan adalah kesepakatan untuk menyerahkan barang dan jasa yang sudah dipesan dari penjual kepada pembeli.

    f. Fungsi Pokok Pemasaran

    Fungsi Pertukaran, yaitu pembelian dan penjualan. Pemasar harus mempelajari mengapa konsumen membeli barang/jasa tertentu. Untuk itu diperlukan studi tentang perilaku konsumen
    • Fungsi Distribusi yaitu pengangkutan dan penyimpanan. Pengangkutan meliputi pergerakan fisik suatu produk dari penjual ke pembeli dan penyimpanan termasuk penempatan barang dalam gudang sampai saatnya untuk dijual.
    • Fungsi Informasi yaitu mengumpulkan dan menganalisis informasi pasar untuk menentukan apa yang akan dijual, dan siapa yang akan membelinya.
    • Fungsi penyediaan fasilitas yang meliputi; standarisasi dan pemeringkatan menjamin bahwa penawaran produk memenuhi kriteria kualitas dan kuantitas yang telah ditentukan dalam hal ukuran, berat dan variabel produk lainnya; pembiayaan berupa pemberian kredit pd konsumen, pengecer, pedagang grosir; dan pengambil resiko terhadap penjualan produk.

    g. Ruang lingkup Pemasaran
    Ruang lingkup pemasaran banyak sekali dibahas di berbagai literatur, yang antara lain mencakup :
    1. Fenomena kehidupan masyarakat dilihat dari segi kebutuhan serta keinginan yang beraneka ragam. Masyarakat ingin memenuhi kebutuhan dan keinginan tersebut dengan cara yang memuaskan, mereka perlu perusahaan yang memproduksi dan menyalurkan hasil produksinya pada waktu, jumlah, mutu, dan harga yang tepat.
    2. Lingkungan yang mempengaruhi pemasaran, serta banyak definisi tentang manajemen pemasaran. Lingkungan yang mempengaruhi pemasaran adalah lingkungan demografi, lingkungan ekonomi, lingkungan alam, lingkungan teknologi, lingkungan politik/hukum, dan lingkungan sosial budaya.
    3. Membangun kepuasan pelanggan, melalui penekanan pada mutu produk, pelayanan, dan memberikan nilai pelanggan yang superior.
    4. Sistem informasi pasar, dalam rangka menganalisa peluang pasar, memnambil keputusan pemasaran dengan menggunakan kasil riset pemasaran.
    5. Menganalisa konsumen dan perilaku pembeli, memelihara langganan dan munculnya loyalitas pelanggan.
    6. Menganalisa persaingan, dan strategi yang dilakukan oleh penguasa pasar.
    7. Product Development dengan segala kreativitas dalam mutu, desain, model dan sebagainya
    8. PLC = Product Life Cycle atau siklus kehidupan produk, bahwa produk memiliki daya hidup sekian lama, yang jika tidak diperbarui, maka konsumen akan jenuh dan produk tersebut tidak dipasarkan lagi.
    9. Usaha-usaha dalam lini produk, merk, packing/pembungkus.
    10. Kebijaksanaan penetapan harga.
    11. Mengelola saluran pemasaran atau channels of distribution
    12. Pemasaran global seperti ekspor, impor dengan berbagai peraturan.
    13. Berbagai strategi yang dikembangkan dalam pemasaran melalui marketing mix.
    h. Konsep Pemasaran (Marketing Concept)
    Produsen yang menganut konsep ini beranggapan, bahwa konsumen akan membeli barang jika produk itu sesuai dengan seleranya, artinya dapat memenuhi kebutuhan dan keinginanya dengan memuaskan. Oleh sebab itu produsen akan membuat produk yang sesuai dengan selera konsumen. Agar dapat mengetahui selera konsumen saat ini, dan masa yang akan datang, maka para produsen akan mencari informasi, mengadakan penelitian, observasi, wawancara tentang apa yang disenangi konsumen. Disini dikatakan bahwa para produsen tidak lagi melihat cermin, tapi produsen melihat jendela.bila melihat jendela maka yang akan tampak adalah orang lewat di jalan, yang dapat diamati perilakunya sebagai konsumen.
    Untuk mengimplementasikan konsep pemasaran, maka perusahaan harus memiliki informasi yang lengkap tentang keinginan konsumen, agar produk yang dijual itu cocokdengan selera konsumen dan dapat terjual. Sekarang ini konsumen sangat sensitif terhadap berbagai hal seperti model, kualitas, harga, tempat belanja, layanan, dsb. Mereka menomorsatukan layanan. Jika layanan tidak memuaskan, maka konsumen akan beralih ke penjual lain.
    Disamping itu banyak lagi faktor yang mempengaruhi keputusan untuk membeli bagi para konsumen, antara lain :
    1. Budaya dan sub kultur yang memiliki nilai tersendiri, sikap dan kepercayaan yang mempengaruhi respons mereka terhadap lingkungan. Budaya dari konsumen ini harus dipelajari oleh para produsen
    2. Reference group, ini terdiri dari orang-orang dekatnya seperti, anggota keluarga, teman sejawat, teman kerja dll. Seringkali mereka benchmark terhadap apa yang di beli oleh orang-orang tersebut.
    3. Social class, perlu dipertimbangkan, apakah konsumen adalah termasuk orang elas atas, menengah, atau bawah. Perbedaan ini cenderung mempengaruhi mereka terhadap barang, kualitas, tipe apa yang mereka beli.
    4. Self image, dalam hal ini ada kecenderungan mereka bahwa tampilan seseorang mencerminkan oleh barang apa yang ia beli “you are what you buy”. Para pengusaha harus mengeksploitasi kepercayaan ini.
    5. Sitiational factors, ini merupakan situasi sesaat yang mengesankan pada konsumen, seperti dalam situasi terburu-buru, saat memiliki kupon hadiah dll.
    Agar mendapat menjaga situasi konsumen ini maka para pengusaha harus memiliki pengalaman, membuat catatan tentang konsumennya, jika perlu dilakukan penelitian, susun database, sehingga lainkali dengan mudah kita dapat melayani konsumen secara cepat. Dengan demikian para pengusaha dapat membangun hubungan abadi dengan konsumennya.
    i. Strategi Pemasaran
    Dalam strategi marketing mutakhir, banyak digunakan kebijakan bagaimana memelihara konsumen dengan jalan memberi kepuasan maksimal. Beberapa strategi marketing adalah bauran pemasaran (Marketing mix) dan Strategi produk.
    Bauran Pemasaran (Marketing Mix)
    Buhari Alma (1993:235)
    Marketing mix adalah suatu usaha mencapai kombinasi yang memberikan hasil maksimal dari unsur-unsur produk, yang meliputi:
    1. Product
    2. Price
    3. Promotion
    4. Place
    5. People
    6. Physical evidence
    7. Process

    Strategi produk

    Strategi Produk meliputi merancang barang atau jasa dengan segala atribut yang diperlukan. Di dalamnya termasuk keputusan tentang; rancangan kemasan, nama merek, garansi, citra produk, pengembangan produk, dan kualitas pelayanan.
    Produk dapat dibedakan menjadi :

    • Produk konsumen, yaitu barang dan jasa yang dibeli oleh pengguna akhir
    • Produk bisnis adalah barang atau jasa yang dibeli untuk di-gunakan secara langsung maupun tidak langsung dalam pemproduksi barang lain untuk dijual kembali

    Produk konsumen

    1. Produk rumah tangga (convennience product)
    Adalah produk-produk yang sering dibeli konsumen dengan segera dan dengan usaha yang kecil

    2. Produk belanja (shopping product)
    Adalah produk-produk yang dibeli konsumen setelah pembeli membandingkan atau mengevaluasi bbrp karakteristik seperti harga, warna, model, kualitas.
    3. Produk khusus (specialty products)
    Adalah produk-produk yang pembelinya mau melakukan usaha khusus untuk mendapatkannya.

    Produk Bisnis

    1. Instalasi (Installation)
    Barang modal yg berupa peralatan utama yg digunakan untuk memprodusi barang dan jasa,spt mesin, alat berat
    2. Peralatan Aksesori (Accessory Equipment)
    Barang modal yang berumur lebih pendek dari instalasi, seperti; komputer, faks, scanner
    3. Bagian dan Material (Component Part And Materials)
    Adalah produk-produk bisnis yang termasuk bagian dari produk akhir perusahaan lain, spt ban mobil.
    4. Bahan Mentah (Raw Materials)
    Serupa dengan komponen bagian dan material, namun untuk menjadi bagian dari produk akhir melalui utilitas bentuk, spt bahan tambang
    5. Barang Pendukung (Supplies)
    Adalah barang yg digunakan dalam kegiatan harian perusahaan dan merupakan beban namun tidak menjadi bagian dari produk akhir spt; kertas, pulpen, bola lampu

    J. Segmentasi Pasar
    Segmentasi pasar adalah proses pembagian pasar secara keseluruh-an menjadi beberapa group yang relatif homogin.
    • Organisasi bisnis baik pencari laba maupun nirlaba memakai sementasi pasar untuk membantu men-capai pasar sasaran yang diinginkan.
    • Berdasarkan jenis produk, pasar dibedakan jadi dua yaitu:
    1. Pasar konsumen
    2. Pasar bisnis

    1. Pasar Konsumen
     Segmentasi Geografis, membagi keseluruhan pasar menjadi group homogin atas dasar lokasi populasi
     Segmentasi Demografis, membedakan pasar atas dasar karakteristik demografis seperti pendapatan, umur, pekerjaan, ukuran rumah tangga, tahap dalam siklus kehidupan keluarga, pendidikan, group etnik, gender.
     Segmentasi Psikografis, yang membagi pasar konsumen kedalam karakteristik psikologis, seperti nilai, gaya hidup (lifestyle)
     Segmentasi Produk Terkait, membagi pasar berdasarkan hubungan pembeli dengan barang dan jasa yaitu; manfaat yg dicari, tingkat pemakaian dan kesetiaan pada merek.

    2. Pasar Bisnis
     Segmentasi Geografis, merupakan metode untuk pasar bisnis yang menyerupai segmentasi untuk pasar konsumen. Pemasar bisnis ke bisnis mentargetkan konsentrasi industri secara geografis, seperti pabrik pesawat terbang, mobil dan peralatan ladang minyak.
     Segmentasi Demografis, atau segmentasi berdasar pelanggan. Dimulai dengan merancang barang atau jasa yang cocok untuk pasar organisasi bisnis tertentu. misalnya atas dasar ukuran dari penerimaan penjualan, atau jumlah karyawan.
     Segmentasi Produk Akhir, terfokus pada cara yang tepat dimana pembeli bisnis akan menggunakan suatu preoduk. Menyerupai segmentasi manfaat yang dicari pada pasar konsumen.