RSS
 

Pengantar Ilmu Adm. Bisnis (tugas tambahan kelompok belum presentasi)

09 Jun

Tugas tambahan ini khusus bagi kelompok yang belum sempat presentasi saat kuliah. Buatlah ide kreatif yang berkaitan dengan bisnis (entrepreneur), dengan memperhatikan berbagai aspek (misalnya, aspek pemasaran, aspek, keuangan, aspek sdm, aspek sosial, dan aspek lain yang dianggap perlu). Tugas kelompok ini silakan di upload di “coments” .

 
 

Leave a Reply

 
CAPTCHA Image
*

 
  1. Kelompok Distribusi Barang dan Jasa

    June 11, 2013 at 4:08 pm

    Kafe Buku Bus
    Pengetahuan merupakan informasi atau maklumat yang diketahui atau disadari oleh seseorang, yang mana informasi yang telah dikombinasikan dengan pemahaman dan potensi untuk menindaki, yang lantas melekat di benak seseorang. Pengetahuan seseorang dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya pendidikan, informasi dan media. Salah satu faktor yang paling berpengaruh pada pengetahuan seseorang diantara ketiga faktor tersebut yaitu media. Media secara khusus didesain untuk mencapai masyarakat yang sangat luas. Media dapat berupa televisi, radio, koran, majalah, dan buku-buku. Media massa, utamanya media cetak merupakan salah satu akses untuk memperoleh informasi dan pengetahuan bagi masyarakat di dunia, begitu pula di Indonesia. Namun, masyarakat di Indonesia saat ini memiliki minat baca yang rendah dibandingkan negara-negara lain seperti Jepang dan Amerika. Masyarakat Indonesia masih memiliki pola pikir yang belum maju, padahal suatu negara disebut maju dan berkembang jika masyarakatnya memiliki minat baca yang tinggi.
    Penulis disini berupaya untuk meningkatkan minat baca masyarakat Indonesia terutama di Kota Malang. Penulis memanfaatkan bus sebagai media baca untuk menjadi salah satu alternatif mendapat pengetahuan. Alasan pemilihan media menggunakan bus dikarenakan dalam kehidupan sehari-hari mayoritas masyarakat tidak terlepas dari alat transportasi sebagai penunjang aktifitas. Sehingga, pemilihan bus ini dirasa tepat untuk dijadikan media pembelajaran. Media baca pada bus ini diterapkan dengan cara mendesain dinding-dinding bus dengan berbagai tulisan informasi dan pengetahuan, serta gambar-gambar dari tokoh. Bus juga diberi fasilitas berupa buku-buku yang diletakkan di rak-rak di beberapa sisi bus, sehingga penumpang nantinya dapat memilih sendiri buku, koran maupun majalah yang ingin dibaca. Selain pemberian fasilitas buku-buku, penumpang juga diberi fasilitas lain yaitu kafe untuk melengkapi kebutuhan penumpang.
    Kafe Buku Bus ini direncanakan akan beroperasi sebanyak dua kali dalam sehari, yaitu pada saat jam istirahat siang atau sekitar pukul 12.00 dan pukul 18.30. Bus ini beroperasi pada rute tertentu, diawali pada satu titik yang menjadi lokasi pemberangkatan sekaligus tempat berkumpulnya penumpang, kemudian bus akan berkeliling kota dan perjalanan berakhir dengan kembali ke titik pemberangkatan. Penumpang disini berangkat dari titik yang sama, tetapi dapat turun di lokasi yang berbeda sesuai tujuan masing-masing dengan tetap mengikuti rute yang dilalui bus. Durasi untuk satu kali perjalanan lancar diperkirakan kurang lebih selama 2 jam. Selain itu, titik pemberangkatan Kafe Buku Bus ini akan berganti lokasi setiap satu minggu agar penyebaran penumpang lebih merata serta rute yang dilewati lebih bervariasi. Tarif yang dikenakan pada penumpang adalah sebesar Rp 10.000,- tiap orangnya. Masing-masing penumpang dikenakan tarif yang sama dari titik pemberangkatan hingga kembali ke titik tersebut meskipun ada yang turun sebelum perjalanan berakhir.
    Dari aspek keuangan atau modal awal terutama bus dan fasilitasnya, penulis berencana untuk melakukan kerja sama dengan investor menggunakan sistem bagi hasil. Dari aspek SDM, Kafe Buku Bus ini akan menggunakan jasa yang terdiri dari 6 orang, yaitu supir, 2 orang guide, 2 orang waiters untuk mengelola buku-buku, dan 1 orang waiter di kafe. Dari aspek sosial, tentunya dengan adanya Kafe Buku Bus ini, masyarakat yang melakukan perjalanan dapat sekaligus menambah pengetahuannya. Kafe Buku Bus ini dalam jangka waktu panjang ditargetkan dapat berdampak positif pada minat baca masyarakat.
    Nama anggota :
    Saga Ardian G. 125030800111001
    Asya Hanif 125030800111002
    Adisty Diah K. 125030800111003
    Arizqy Hania 125030800111004
    Kelas : Bisnis Pariwisata A

     
  2. tugas tambahan kelompok yang belum presentasi

    June 12, 2013 at 10:44 am

    Garden tea cafe adalah merupakan tempat nongkrong yang asik dengan bertemakan alam. Sehingga para pengunjung dimanjakan dengan pelayanan,makanan, hingga tempat yang unik maka dengan ini saya bisa membantu sekalian semua untuk melepaskan penat dari rutinitas sehari-hari untuk bersantai dan refreshing di tempat kami,karena tempat kami memiliki kadar oksigen yang banyak dan bagus kualitasnya dikarenakan tempat kami mengusung taman vertikal atau vertikal garden.
    Dengan konsep yang kami buat ini bertujuan untuk bagi para pengangguran bisa bekerja di tempat kami dan tujuan kami yang lain adalah untuk menyadarkan manusia agar bisa menghargai alam dan mencintai alam karena alam sudah banyak berjasa buat kehidupan kita tetapi manusia tidak mau membalas perbuatan baik alam. Dengan adanya konsep ini semoga manusia lebih menghargai apa yang ada agar antara alam dan manuasia memiliki hubungan yang saling kebergantungan.
    Keberadaan konsep ini bisa mendukung manusia untuk selalu berbuat baik demi kelangsungan hidup alam ini,dengan tema vetikal garden ini semoga bisa menginspirasi semua orang untuk memberikan kesempatan alam untuk hidup berdampingan dengan mahluk lain sehingga alam sangat dibutuhkan bagi kelangsungan hidup manusia dengan andanya maupun tidak adanya halaman kita tetap untuk menanam tanaman.jadi 1 hektar tanaman bisa memberikan oksigen kepada 6.000 manusia, bisa menurunkan suhu hingga11’C dan meredam kebisingan suara hingga 8,8dB. semoga artikel ide kreatif kami bisa berguna bagi semua terima kasih.
    Kelompok 12
    Nama :
    Dimas Mirawan 125030807111029
    Haris Cahyadi 125030807111032
    Ade Hidayah 125030807111034
    Nabila Rachmadhania 125030807111035
    Edo Ahmad Rizal Ainu 125030807111036

     
    • tugas tambahan kelompok yang belum presentasi

      June 12, 2013 at 11:00 am

      Garden tea cafe adalah merupakan tempat nongkrong yang asik dengan bertemakan alam. Sehingga para pengunjung dimanjakan dengan pelayanan,makanan, hingga tempat yang unik maka dengan ini saya bisa membantu sekalian semua untuk melepaskan penat dari rutinitas sehari-hari untuk bersantai dan refreshing di tempat kami,karena tempat kami memiliki kadar oksigen yang banyak dan bagus kualitasnya dikarenakan tempat kami mengusung taman vertikal atau vertikal garden.
      Dengan konsep yang kami buat ini bertujuan untuk bagi para pengangguran bisa bekerja di tempat kami dan tujuan kami yang lain adalah untuk menyadarkan manusia agar bisa menghargai alam dan mencintai alam karena alam sudah banyak berjasa buat kehidupan kita tetapi manusia tidak mau membalas perbuatan baik alam. Dengan adanya konsep ini semoga manusia lebih menghargai apa yang ada agar antara alam dan manuasia memiliki hubungan yang saling kebergantungan.
      Keberadaan konsep ini bisa mendukung manusia untuk selalu berbuat baik demi kelangsungan hidup alam ini,dengan tema vetikal garden ini semoga bisa menginspirasi semua orang untuk memberikan kesempatan alam untuk hidup berdampingan dengan mahluk lain sehingga alam sangat dibutuhkan bagi kelangsungan hidup manusia dengan andanya maupun tidak adanya halaman kita tetap untuk menanam tanaman.jadi 1 hektar tanaman bisa memberikan oksigen kepada 6.000 manusia, bisa menurunkan suhu hingga11’C dan meredam kebisingan suara hingga 8,8dB. semoga artikel ide kreatif kami bisa berguna bagi semua terima kasih.
      Aspek Pemasaran
      Aspek pemasaran meliputi produk, harga, tempat, dan promosi. Dalam konsep pemasaran, keempat hal tersebut biasanya disebut dengan konsep bauran pemasaran atau 4P, yaitu sebagai berikut:
      a. Product (Produk)
      Segi produk (product), garden cafe tea menawarkan keunikan dalam hal produk dan tempat. Selain itu juga memiliki keunggulan dalam hal kemanfaatannya bagi alam, karena desain yang memiliki konsep alam. Produk yang dijual berfokus pada tempat tersebut karena tempat juga menunjang pengunjung untuk datang sesekali menikmati suasana di garden cafe tea.
      b. Price (Harga)
      Setelah produk, harga (price) menjadi pertimbangan yang penting dalam setiap pembelian. Strategi penentuan harga diperuntukkan menarik minat konsumen pada saat usaha ini dijalankan. Harga produk ditentukan sesuai dengan harga yang ditetapkan.Harga yang dipatok sebagai harga dasar dari produk tea adalah Rp10.000,00 per pack. Hal ini berarti produk ini memiliki harga yang kompetitif dan siap untuk bersaing dengan produk yang lain di pasaran.
      c. Place (Tempat)
      Lokasi (place) merupakan faktor yang penting dalam menunjang kesuksesan usaha, baik lokasi maupun pemasarannya. Lokasi garden cafe tea ini dilakukan di sekitar Kota Malang Sedangkan untuk lokasi pemasaran akan dilakukan diseputaran kampus Universitas Brawijaya serta di daerah keramaian, contohnya adalah di Jalan Veteran, Jalan Bandung, dan jalan Tambak joyo Kota Malang. Kawasan tersebut merupakan kawasan yang strategis.Dalam penyediaan tempat sudah dilakuakan sebelumnya. Persiapan alat-alat produksi diperkirakan akan selesai dalam waktu secepatnya.
      d. Promotion (Promosi)
      Mengingat garden cafe tea merupakan suatu brean baru dan belum dikenal secara umum oleh masyarakat, maka promosi merupakan suatu hal yang harus dilakukan. Promosi akan dilakukan melalui penyebaran pamflet dan leaflet di seluruh area penjualan, yaitu di kawasan Universitas Brawijaya, Jalan Veteran, jalan Tambak Joyo dan Jalan Bandung. Target utama yang akan diproyeksikan sebagai konsumen adalah kalangan mahasiswa dan masyarakat kampus Brawijaya. Selain masyarakat kampus pemasaran ini juga mencakup seluruh kalangan masyarakat namun sebagai pengembangan awal pemasaran dilakukan di lingkungan kampus.
      Metode untuk promosi kepada mahasiswa dilakukan berbeda, yaitu pembagian produk gratis untuk 5 orang pembeli pertama. Launching akan dilaksanakan dengan mengundang mahasiswa malalui pamflet dan leaflaet. Melalui jalur ini pasar garden cafe tea akan mudah berkembang karena respon masyarakat terhadap inovasi produk dan tempat yang sangat baik.

      2.7Aspek Keuangan
      a. Proyeksi Penerimaan
      1 hari menghasilkan 50
      1 porsi dijual Rp 10.000,00
      1 bulan = 24 hari kerja
      Penerimaan per bulan = 24 hari x 50porsi x Rp. 10.000,00
      = Rp. 12.000,000
      Penerimaan per tahun = Rp 12.000,000- x 12 bulan
      = Rp. 144.000,000,00

      b. Proyeksi Pengeluaran
      Tabel 1. Proyeksi Pengeluaran Per Hari
      Jenis pengeluaran Harga persatuan Total Harga
      a. Teh putih ½ kg Rp 8.000,-/kg Rp 4.000,-
      b. Teh hijau ½ kg Rp 6.000,-/buah Rp 3.000.-
      c. Teh olong ½ kg Rp 6.000,-/kg Rp 3.000,-
      d. Teh hitam ½ kg Rp 10.000,-/kg Rp 5.000,-
      e. Gula 1 kg Rp 10.000,-/kg Rp 10.000,-
      f. Madu Rp 20.000,-/botol Rp 20.000,-
      g. Susu kental manis Rp 7.500,-/kaleng Rp 7.500,-
      h. Jahe 1 ons Rp 10.000,-/kg Rp 2.500,-
      i. Buah lemon ½ kg Rp 21.000,-/kg Rp 21.000,-
      j. Buah jeruk nipis ½ kg Rp 10.000,-/kg Rp 10.000,-
      k. Daun mint 1 ons Rp 5.000,-/kg Rp 2.000,-
      l. Gas Elpiji i kg Rp 13.000,-/3kg Rp 13.000,-
      Total Rp 101.000,-

      Usulan harga jual per porsi = biaya produksi per hari / 50 cangkir
      = Rp 101.000,- / 50 cangkir
      = Rp 10.100.000,00(Rp 10.000,-)
      Pengeluaran per bulan = Rp 101.000,- x 24 hari
      = Rp 3.030.00,-
      Pengeluaran per tahun = Rp 3.030.000,- x 12 bulan
      = Rp 36.360.000,-

      c. Perhitungan Depresiasi
      Pengeluaran non operasional (PNO) :
      a. Kertas A4 Rp 70.000,-
      b. Ballpoint Rp 5.000,-
      b. Tinta printer isi ulang Rp 50.000,-
      c. Fotokopi dan Penjilidan Rp 80.000,-
      d. Transportasi Pembelian alat dan bahan Rp 100.000,-
      e. Biaya Promosi Rp. 200.000,-
      f. Dokumentasi Rp 42.500,-
      g. Kompor gas 1 paket Rp 400.000,-
      Totalpengeluaran non operasional Rp 947.500,-
      Kelompok 12
      Nama :
      Dimas Mirawan 125030807111029
      Haris Cahyadi 125030807111032
      Ade Hidayah 125030807111034
      Nabila Rachmadhania 125030807111035
      Edo Ahmad Rizal Ainu 125030807111036
      Bisnis Pariwisata A

       
  3. Kelompok manajemen keuangan

    June 14, 2013 at 12:30 pm

    Tas Anyam Laptop
    Tas laptop merupakan salah satu hal yang cukup dibutuhkan oleh orang-orang yang memiliki laptop. Tas laptop ini sangat dibutuhkna sebagai wadah untuk membawa laptopnya kemana pun ia bepergian. Tas ini juga kerap digunakan untuk melindungi laptop mereka dari benturan benda-benda keras atau goresan benda-benda tajam. Namun karena cepatnya pergantian mode pada saat sekarang ini, maka perubahan akan permintaan barang pun semakin cepat berubah. Hal ini jugalah yang mengakibatkan masyarakat cenderung lebih memilih hal-hal unik dan menarik.
    Masyarakat kerap sekali mencari benda-benda yang belum pernah ada di pasar sebelumnya. Seperti diketahui selama ini bahwasanya tas laptop masih mayoritas berbahan dasar kain. Padahal, tas laptop yang berbahan dasar kain sudah terlalu banyak beredar di pasaran, sehingga tas yang berbahan dasar kain ini sudah menjadi biasa dan kurang menarik. Untuk itu dibutuhkan tas laptop yang berbahan dasar selain kain untuk dapat menjadi produk baru di pasar. Produk lain ini dapat berupa produk apa saja yang dianggap akan mampu memikat pasar. Maka dari situ tas anyam laptop yang berbahan dasarkan enceng gondok juga dapat digunakan sebagai solusi penarik perhatian pasar.
    Enceng gondok adalah suatu jenis tumbuhan yang tumbuh liar di daerah perairan air tawar. Enceng gondok ini juga merupakan tumbuhan yang sangat mudah di budidayakan sehingga akan sangat mudah untuk menemukannya, terlebih di daerah sekitaran Danau Toba, Sumatera Utara. Di sekitaran Danau Toba, enceng gondok telah banyak dan terlalu banyak tumbuh di sepanjang garis danau. Hal ini juga akhirnya dapat mengurangi keindahan Danau Toba itu sendiri, terlebih jika enceng gondok ini tidak segera di ambil/digunakan. Dari hal tersebut dapat diperoleh dua keuntungan dimana dengan pembuatan tas anyam laptop, masyarakat setempat dapat memperoleh keuntungan berupa peningkatan perekonomian, dan terjaganya keindahan Danau Toba, serta masyarakat setempat juga dapat menyumbang solusi bagi mode baru untuk jenis tas laptop di pasaran.
    Tas anyaman laptop adalah tas laptop yang dianyam dari bahan baku enceng gondok. Tas ini dibuat untuk dapat mengubah sensasi tas laptop yang selama ini hanya terbuat daari kain saja. Tas laptop ini juga merupakan mode baru untuk jenis tas laptop yang selama ini monoton dan sudah dianggap kurang menarik. Tas ini dirancang dengan bentuk yang sedikit lebih klasik untuuk memberi kesan natural pada produk tas anayam ini. Agar tidak terkesan ala tahun delapan puluhan, tas yang bergaya klasik ini dapat dikombinasikan dengan warna-warna yang relatif lebih lembut agar tidak terkesan lebay atau norak. Untuk lebih memberi kesan ellegant, maka tas anyam laptop ini dapat dihiasi pita kain yang di jahit sepertiga dari ukuran tas laptop tersebut yang di letakkan sejajar dengan garis tengah horizontal agak menjorok ke kanan atau ke kiri sesuai arah putaran kancing. Sementara untuk bagian dalamnya akan diberikan lapisan busa yang lembut serta di selimuti oleh kain yang relatif lembut. Warna kain di dalamnya akan disesuaikan dengan warna pita yang diberikan. Sementara itu, lapisan-lapisan tersebut dimaksudkan untuk mengurangi efek yang terkena pada laptop ketika ada benturan yang cukup keras. Selain untuk mengurangi efek benturan, lapisan terluar dari tas ini dimaksudkan untuk mengurangi jumlah goresan yang akan diakibatkan oleh enceng gondok tersebut pada bagian tubuh laptop itu sendiri.
    Diharapkan bahwa dengan adanya tas anyam laptop ini akan memberi suatu solusi bagi keberagamannya jenis tas laptop yang beredar. Selain itu juga, diharapkan bahwa dengan adanya tas laptop ini akan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar Danau Toba, serta juga sebagai sumbangan ide untuk mengurangi dampak buruk dari kelebihan enceng gondok itu sendiri. Sementara dari segi sumber daya manusia, produk tas anyam laptop ini diharapkan akan dapat membuka suatu lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat lokal. Jadi, diharapkan bbahwa produk inii akan bberdampak baik pada peningkatan jumlah lapangan pekerjaan, peningkkatan perekonomian, mode, serta keindahan lingkungan Danau Toba.
    Untuk harga biaya satuannya sendiri akan di buat sebesar Rp 25.000,00. Biaya ini dirasa sesuai karena bahan baku yang dibutuhkan relatif gratis. Sementara dalam pembuatannya yang perlu di beli hanya benang, busa dan kain untuk melapisi bagian dalamnya. Sementara harga untuk membeli benang, busa, dan kain ini pun tidak begitu mahal. Jadi, dari dua puluh lima ribu di atas tersebut, sudah termasuk dari sebagian keuntungan yang akan diperoleh. Dilain hal, pembuatan harga dua puluh lima ribu ini ditetapkan demikian untuk mengimbangi harga tas labtop berbahan dasar kain yang dijual banyak dipasaran. Jadi, tas anyam laptop ini dirasa pantas dan layak untuk dijadikan sebagai salah satu kerajianan yang ramah lingkungan serta hemat biaya.
    Nama:
    Rahmawati Sihite 125030800111036
    Widdhi Anggung 125030800111038
    Sandra Woro A. 125030800111037
    Moh. Ibram Malik 12530800111034
    Bisnis Pariwisata A

     
  4. titi haryati

    January 20, 2014 at 12:31 am

    titi haryati