RSS
 

Archive for January, 2013

KEPEMIMPINAN BERBASIS KECERDASAN EMOSI

08 Jan

KEPEMIMPINAN BERDASARKAN KECERDASAN EMOSI

Oleh : Daniel Goleman, Richard Boyatziz, Annie McKee

Gramedia, Jakarta, 2004

RESUME

 

 

BAGIAN SATU

 

BAB SATU

Primal Leadership

Para pemimpin besar menggerakkan kita. Mereka membangkitkan semangat dan menginspirasi yang terbaik dalam diri kita. Ketika kita berusaha menjelaskan mengapa mereka begitu efektif, realitanya sangatlah mendasar: para pemimpin besar bekerja dengan melibatkan emosi. Apapun yang mereka canangkan, bergantung pada bagaimana cara mereka melakukannya.

Dimensi Primal

Tugas emosi pemimpin yang bersifat utama. Pemimpin selalu memainkan peran emosi yang primordial. Di dalam sejarah atau budaya manapun, pemimpin kelompok manusi adalah seseorang yang menjadi tumpuan dalam mencari kepastian dan kejelasan ketika menghadapi ketidakpastian atau ketika ada suatu tugas yang harus dilakukan. Dalam organisasi modern, tugas emosi yang primordial ini menggerakkan emosi kolektif ke arah yang positif dan menyingkirkan kabut asap yang terbentuk oleh emosi-emosi beracun.

Loop Terbuka

Kajian tentang otak mengenai mengapa primal leadership sangat penting terletak pada rancang bangun otak manusia, disebut oleh para ilmuwan sebagai sifat loop terbuka sistem limbik atau pusat emosi kita. Sistem loop tertutup adalah sistem yang mengatur dirinya sendiri. Sedangkan sistem loop terbuka banyak bergantung pada sumber luar untuk mengatur dirinya. Dengan kata lain, untuk stabilitas emosi kita sendiri, kita mengandalakan hubungan dengan orang-orang lain.

 

Penyebaran Emosi dan Kepemimpinan

Realita yang sudah lama berlangsung dalam dunia bisnis adalah setiap orang mengamati sang bos. Orang memetik isyarat dari atas. Bahkan jika bos-nya tidak kelihatan, sikapnya mempengaruhi suasana hati bawahan langsungnya, dan efek domino akan menyebar luas ke iklim emosi seluruh perusahaan sehingga pemimpin memainkan peran penting dalam menentukan emosi bersama. Tetapi tidak semua pemimpin ‘resmi’ didalamkelompok adalah pemimpin emosi. Jika untuk beberapa hal, pemimpin ‘resmi’ ini kurang memiliki kredibilitas, orang-orang bisa mencari bimbingan emosi dari orang lain yang mereka percayai dan hargai.

 

Tawa dan Loop Terbuka

Secara khusus, tawa menunjukkan kekuatan kerja sistem loop terbuka, dan karenanya merupakan emosi yang paling menular. Ketika mendengar tawa, otomatis kita juga tersenyum dan tertawa. Senyum ramah menyebar dengan cepat karena otak kita melibatkan sirkuit-sirkuit loop terbuka, yang dirancang secara khusus untuk mendeteksi senyum dan tawa yang membuat kita merespons dengan tawa. Hasilnya adalah pembajakan emosi yang positif.Semakin besar keterampilan seorang pemimpin dalam menularkan emosinya, akan semakin kuat penyebaran emosinya. Pemimpin yang optimis dan antusias akan lebih mudah mempertahankan orang-orangnya, dibandingkan para bos yang memiliki suasana hati negatif.

 

Bagaimana Suasana Hati Berdampak pada Hasil Kerja

Menurut penemuan baru tentang kepuasaan kerja, emosi yang dirasakan orang ketika mereka bekerja akan  secara langsung mencerminkan kualitas yang sesungguhnya dari kehidupan kerjanya. Persentase waktu dimana orang merasakan emosi positif di tempat kerja ternyata merupakan faktoe yang paling kuat dalam menentukan kepuasaan kerja dan karenanya seberapa besar kemungkinan karyawan akan berhenti kerja. Pemimpin yang menyebarkan suasana hati yang buruk adalah pemimpin yang buruk untuk perusahaan dan mereka yang menularkan suasana hati yang baik akan membantu keberhasilan bisnis, sehingga jika suasana hati baik orang merasa lebih optimis tentang kemampuannya untuk mencapai tujuan, meningkatkan kreativitas dan keterampilannya dalam mengambil keputusan, dan membuat orang menjadi suka membantu

Mengukur “Perasaan” Sebuah Perusahaan

Terdapat sebuah kesepakatan umum bahwan karyawan yang merasa senang ketika bekerja akan lebih bisa menyenangkan pelanggan dan dengan begitu akan meningkatkan laba. Tetapi sebenarnya ada suatu logaritma tertentu untuk mengukur relasi ini. Yaitu untuk setiap satu persen perbaikan suasana pelayanan, terjadi dua persen peningkatan pendapatan. Read the rest of this entry »

 

Pengaruh Program Wirausaha Mahasiswa (PMW) dan Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKMK) terhadap Motivasi Berwirausaha (studi kasus pada mahasiswa peserta PMW dan PKMK Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya)

02 Jan

ABSTRAK

Pengembangan kewirausahaan beberapa tahun terakhir memang telah menjadi isu lembaga-lembaga ekonomi mulai dari tingkat daerah, nasional bahkan internasional. Kecenderungan ini karena keyakinan bahwa kewirausahaan adalah kunci untuk sejumlah hasil-hasil sosial yang diinginkan, termasuk pertumbuhan ekonomi, pengangguran yang lebih rendah, dan modernisasi teknologi (Baumol, et al. 2007). Berdasarkan isu yang berkembang ini, dipandang perlu untuk meneliti seberapa jauh kewirausahaan ini dapat tumbuh di kalangan generasi muda terutama di kalangan mahasiswa. Pemerintah dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah memberikan rangsangan kepada mahasiswa untuk memulai belajar untuk mengenal kewirausahaan melalui Program Wira Usaha (PMW) dan Program Kreativitas Mahasisa Kewirausahaan (PKMK). Rangsangan ini daharapkan mahasiswa dapat tumbuh jiwa kewirausahaannya dan mendapatkan pola pikir dan dapat lebih mempersiapkan diri dalam menghadapi tantangan pekerjaan yang lebih kompleks.

Penelitian ini  bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh bagi mahasiswa yang mengikuti PMW dan PKMK terhadap motivasi mahasiswa berwirausaha. Latar belakang tema ini diambil adalah berdasarkan pengamatan peneliti bahwa motivasi mahasiswa mengikuti program-program ini beragam motivasinya. Ada termotivasi karena tertarik dengan dana yang akan didapatkan, ada yang termotivasi karena teman, dan ada yang benar-benar tertarik untuk ikut serta dalam program ini karena ingin belajar berwirausaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 34 responden, mereka memandang program ini  cukup baik, atau dalam kategori “sedang”. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswa tidak memandang bahwa program ini adalah program yang istimewa bagi mereka.

Hasil uji statistik menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh yang signifikan bagi mahasiswa yang mengikuti program PMW dan PKMK terhadap motivasi berwirausaha. Penelitian ini tidak mencari jawab  variabel apa yang menyebabkan bahwa program ini tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhasap motivasi berwirausaha mereka. Namun penelitian ini dapat mengindikasikasikan bahwa untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan tidak dapat diharapkan dari program ini, setidak-tidaknya yang ada di lokasi penelitian yakni di Fakulas Ilmu Administrai Universitas Brawijaya.

Rekomendasi dari penelitian ini adalah program PMW dan PKMK tetap dapat dilanjutkan setidak-tidaknya dalam rangka mahasiswa belajar melihat peluang dan belajar mengambil resiko dalam setiap pengambilan keputusannya, yang tentunya bermanfaat menyiapkan mahasiswa untuk menghadapi dunia kerja.  

 
 

Ujian Akhir Semester MSDM Internasional

01 Jan

 

Dipersilakan saudara membuat resume praktek MSDM Internasional dengan tema dapat memilih salah satu dari tema; perencanaan SDM, recruitment, placement, training, compensation, work performance, performance appraisal, commitment, motivation, work satisfaction, leadership, sparation, workforce analysis, job analysis, dan lainnya sesuai dengan MSDM Internasional. Sumber artikel, atau kasus dipersilakan   dapat mengambil dari jurnal, hasil penelitian, studi kasus, dan lainnya. Dalam meresume harap diperhaikan kaidah-kaidah penulisan ilmiah, seperti sumber kutipan dan tata cara mengutip. Dalam mengerjakan ujian ini harap memperhatikan hal-hal sebagai berikut:

1. Tema diperkenankan sama diantara mahasiswa

2. Kasus atau artikel tidak diperkenankan sama di antara mahasiswa

3. Sebutkan hal-hal yang mendukung atau hal-hal yang menghambat jika praktek SDM tersebut di implementasikan di Indonesia!

4. Dikumpulkan baik soft dan hard copynya paling lambat tanggal 10 Januari 2013 di ruang PD3 lantai 2 gedung B jam 13.00 wib, dengan menandatangani daftar hadir.

Selamat Mengerjakan , semoga sukses.